Waktu berputar, tak terasa kami sudah saling kenal sejak sebelas tahun
yang lalu. Saat itu aku masih ragu melangkahkan kaki di sekolah kita,
aku gamang ketika pertama kali datang membawa berkas-berkas nem dan
raporku, aku tiba-tiba ciut ketika aku tahu aku sudah berada di urutan
ratusan, sementara yang akan diterima cuma 60 orang saja. Alhamdulillah
seleksi pertama bisa kulewati dan akupun berhak ikut seleksi
selanjutnya.
Tapi apakah aku bisa? setidaknya berada bersama
kalian ’para juara’ bersama-sama mereguk indahnya masa sma? Merasakan
berada bersama ‘para bintang’? merasakan semangat belajar tak kenal
lelah? Karena, semua bisa ku lihat di setiap mata kalian, terpancar
cahaya bak pantulan cahaya berlian jauh dari dalamnya.. Cahaya yang cuma
akan muncul ketika berlian itu sudah jadi, indah berkilau, dan harus
melewati seragkaian proses penempaan…
Teman, tak terasa aku sudah
berada di tengah-tengah kalian. Sulit bagiku untuk bisa percaya itu.
Ternyata itu jugalah kiranya yang membuat aku yakin akan cahaya yang
kaian pancarkan dari mata kalian, cahaya yang keluar dari lubuk hati
yang paling dalam. Sungguh aku beruntung mengenal kalian.
Masih
ingatkah teman, tiba-tiba saja kita punya kakak. Tiba-tiba saja kita
disatukan di sini, satu atap, satu dapur alias ‘satu periuk’. Tiba-tiba
saja kita harus mau bangun pagi, menghentikan mimpi2 indah kita hanya
karena ‘bel untuk satu sekolah’ di pasang di kamar kita, apalagi tepat
di bawah tempat tidurku. Padahal baru beberapa saat yang lalu masih
serasa bergulat dengan rumus-rumus fisika, kalkulator yang masih
menyala, pulpen yang masih ternganga. Oh ternyata kita ketiduran
bersama-sama. Tiba-tiba saja kita kita harus mau mandi pagi,
melangkahkan kaki menuju mushallah untuk shalat berjamaah, bergantian
mengisi kultum pagi dan kemudian olah raga.
Teman, masih banyak
kenangan kita bersama. Tiga tahun kita bersama. Aku yakin kalian masih
mengingat itu. Bagiku, kalian banyak memberiku warna, from ‘nothing to
something’. Tiga tahun, waktu yang cukup banyak membuat kita menjadi
yang sekarang, waktu untuk merencanakan menjadi seseorang. Tiga tahun
waktu yang sangat istimewa bagi kita, ya… bagiku begitu istimewa, 24 jam
kita bersama. Alhamdulillah waktu tiga tahun membuatku belajar sedikit
‘tentang manusia’ dari bangun tidur sampai tidur kembali.
Dua
hari yang lalu, kita bisa berkumpul, minimal 1x dalam setahun, walaupun
tidak semua bisa hadir. Sama seperti aku dalam 2 tahun terakhir yang
sangat ingin berjumpa dengan kalian tapi baru kali ini terlaksana. Aku
yakin semua ingin hadir, semua ingin berkumpul, tapi banyak
pertimbanganlah yang membuat kita tidak bisa hadir. Ku harap bukan karena minder, bukan karena
malu, karena ku yakin kalian semua para juara, kalian semua para
bintang, jadi buat apa malu, toh kita adalah juara dalam kehidupan kita
masing-masing. Bagiku kalian adalah deretan warna pelangi, tak ada yang
terang, tak ada yang gelap, yang ada hanya warna cerah, meriah yang
senantiasa setia merangkaikanku sebuah pelangi di langitku kapanpun aku
mau…
Diposting kembali karena kangen sama teman2 SMU... Di mana kah kalian berada sekarang?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar