Sabtu, 29 Oktober 2011

Ajari Aku Arti Keikhlasan

Bagaimanakah belajar ikhlas?. Memang sangat sulit mempunyai hati yang seluas samudera dalam memaafkan saat kita dikecewakan atau tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Belajar dari setiap orang-orang yang setiap hari lalu lalang di depan mata, serta belajar saat diri ini berkaca. Sangat sulit mencari apa itu ikhlas. Selalu saja keinginan mengalahkan kesadaran. Padahal kalau kita semua sadar bahwa kita tidak memiliki apapun di dunia ini, kita tidak ada hak untuk semua yang kita ‘miliki’. Lalu bagaimana ikhlas dalam mencintai?. Jika syarat utama dari cinta adalah keihlasan, siapakah yang sanggup untuk menjadi pecinta sejati?. Ternyata untuk mengenal cinta sejati Nya sangat sulit dipelajari hanya dengan mencintai seorang manusia. Kecewa, sakit hati , merasa bersalah menjadi anak-anak tangga menuju arti cinta yang sebenarnya. Bagaimana kita bisa melewati tahapan-tahapan itu?. Dapatkah kita mempunyai setitik saja sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim Nya?.

Memilih yang lebih baik antara mencintai atau dicintai tidaklah penting. Karena kita tidak mungkin hanya akan berada pada satu kondisi "mencintai" atau "dicintai" saja. Hidup kita akan diisi oleh keduanya secara bergantian dan terus-menerus. Mungkin suatu saat kita berada pada posisi mencintai, tapi di saat yang sama atau di saat lain pasti kita berada pada posisi dicintai. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa belajar saat kita mengalami salah satu atau keduanya. Dan yang lebih penting lagi, pasti akan ada saatnya dimana mencintai dan dicintai bakal ketemu…Insya Allah. Semoga bahagia selalu bersama kita di mana mencintai dan dicintai sudah bertemu… :) Amin.


Ya Tuhan
Terangilah jiwa di hitam jalanku
Jalan dalam menuju cinta-Mu
Ya Rabbi
Panggilah hatiku lagi
Berikan kesempatan waktu kembali pada jalan-Mu saat hati ini mencintai berlebih kepada selain-Mu
Kembalikan cinta yang telah dibawa pergi…
Ikhlas..
Kapankah menyatu bersama ibadah…
Berdetak bersama alunan shalawat
Berselimut dalam tidurku…
Ya Allah..
Kiranya hanya hidayah Mu
Hingga ikhlas merekat bersama niat
Amin Ya Rabbal ‘alamin…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar